Di tengah keramaian Jakarta Design Center, tanggal 11 Oktober 2024, berlangsung sebuah pertemuan yang penuh antusiasme dan harapan: Kongres Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII) 2024. Ratusan desainer produk dari berbagai daerah berkumpul, menyuarakan aspirasi, merajut jejaring, dan berbagi mimpi tentang masa depan desain produk di Indonesia. Mereka hadir dengan semangat, menyadari bahwa profesi mereka tidak hanya tentang merancang benda—tetapi juga tentang membentuk kehidupan.

Kongres dimulai dengan laporan pertanggungjawaban Freddy Chrisswantra, Ketua Umum ADPII periode 2022-2026. Di hadapan peserta kongres, Freddy menceritakan perjalanan dua tahun terakhir yang penuh pencapaian, termasuk pembentukan dua Dewan Pengurus Daerah (DPD) baru di Sumatera Barat dan Banten. Pencapaian ini menunjukkan bagaimana ADPII berusaha merangkul lebih banyak desainer di seluruh penjuru negeri, memperkuat peran asosiasi hingga ke tingkat daerah.

Momen penting kongres ini adalah pemilihan Prananda Luffiansyah Malasan sebagai Ketua Umum ADPII untuk periode 2024-2026. Prananda, yang dikenal sebagai sosok inovatif dan inspiratif, menyampaikan pidato yang penuh harapan. “ADPII ingin mewadahi para desainer produk untuk dapat bersuara, muncul ke permukaan, dan tentunya untuk dapat menyelesaikan beragam permasalahan di tengah masyarakat,” ujarnya. Visi Prananda menggema di hati para peserta kongres, yang berharap ADPII dapat menjadi wadah yang lebih kuat dan inklusif bagi desainer produk Indonesia.

Tetapi tidak hanya sampai di situ, kongres ini juga melihat jauh ke depan. Sebuah keputusan penting diambil dengan pemilihan Fryza Pavitta Puspanegara sebagai Ketua Umum ADPII untuk periode berikutnya, 2026-2028. Pemilihan Fryza menandakan kesinambungan visi dan misi ADPII, memperlihatkan bahwa asosiasi ini memiliki rencana jangka panjang untuk terus berkembang. Sosok Fryza yang visioner dan dikenal memiliki pendekatan inovatif dalam desain produk diharapkan mampu membawa perspektif baru dan melanjutkan semangat ADPII dalam mendukung para desainer Indonesia.

Selain pemilihan kepemimpinan, kongres menyepakati tiga agenda besar yang akan menjadi dasar pengembangan ADPII ke depan:

  1. Mengokohkan Posisi ADPII sebagai Asosiasi Advokasi Terdepan
    ADPII bertekad menjadi mitra strategis bagi pemerintah dan industri untuk mengadvokasi hak dan kepentingan desainer produk, serta membangun ekosistem yang mendukung kesejahteraan mereka.
  2. Memperkuat Kemitraan dengan Pemerintah dan Industri
    ADPII ingin mendorong kerja sama yang lebih intens untuk mengembangkan ekosistem desain dan ekonomi kreatif. Dengan dukungan pemerintah dan industri, desain produk Indonesia diharapkan mampu berkembang dan bersaing di kancah global.
  3. Mendorong Visi Global bagi Desain Produk Indonesia
    ADPII berharap desainer Indonesia semakin percaya diri dalam membawa karya mereka ke dunia internasional, sekaligus mengangkat potensi budaya lokal dan inovasi dalam setiap desain.

Melalui Kongres ADPII 2024 ini, Prananda, Fryza, dan para anggota ADPII yang lain menyuarakan semangat kolaborasi dan inovasi yang kuat. Mereka mengajak semua pihak—pemerintah, industri, akademisi, dan masyarakat—untuk bersama-sama mendorong kemajuan desain produk di Indonesia. Dengan visi yang terarah dan komitmen yang berkesinambungan, ADPII berharap desainer Indonesia mampu berkontribusi lebih besar bagi perekonomian nasional dan membawa nama Indonesia ke panggung desain internasional.